Selasa, 12 April 2011

KESAKSIAN PENGGUNA PROPOLIS MELIA

Kembali saya sharingkan untuk kesekian kalinya, salah satu kegunaan atau kasiat dari Propolis dengan penyakit yang berbeda :)
Ibu saya adalah penderita diabetes, sebelum komsumsi propolis, tiap hari kondisi badan cukup lemah dan selalu mengeluh lemas, mata selalu berair dan buram.
7 bulan yang lalu, tepat di hari ulang tahunnya, adalah pertama kalinya beliau meneteskan propolis di mata, karena mata sebelah kanan ada katarak, hanya dalam 3 jam, selaput karatak yg di mata "meleleh" , dan beliau juga menderita mata minus dan silinder, ukuran minusnya adalah 4 dan silindernya juga 4.
3 minggu terakhir beliau mengeluh selalu pusing dalam kesehariannya, dan selama tiga minggu tidak di ketahui penyebabnya kenapa selalu pusing, baru hari ini, beliau coba2 periksa ke dokter mata, TERNYATA, setelah di periksa, mata minus beliau yg 4, menjadi 3 dan Silinder 4 menjadi 1.5.
Cukup heran karena biasanya penderita diabetes cukup sulit untuk bisa turun minus ataupun silindernya :)
jadi selama 7 bulan terakhir, dengan rajin menetes propolis di mata, bisa mengurangi gangguan mata minus dan silinder dengan alami :)
Penurunnya cukup besar..
Silinder 4 menjadi 1.5
Minus 4 menjadi 3.
Sekedar info, ibu saya sudah berumur 60 tahun, akhirnya ganti kaca mata dan hilang sudah pusing2nya he he he
ada yang berani mencoba tetes di mata ? kalo masih ragu, sudah ada kesaksian di atas, bukannya BUTA tapi MATA JADI LEBIH SEHAT...
Salam dari Bali, semoga sharing di atas bermanfaat bagi rekan2 semua.
--
Salam
Januar Pribadi

---------------------------------------------------------------------------------------------------
Rekans Spx,

Kembali saya menemukan keajaiban propolis, 3 bulan yang lalu, adik saya memprospek salah seorang adik dari ibu saya ( tante ).

Tante saya ini mempunyai masalah pada punggungnya jika sedang stress, akan timbul rasa gatal dan kemudian bernanah, lalu mengering dan juga menderita sakit yang amat sangat di betis sebelah kanan.

Untuk reaksi stress tersebut oleh dokter di beri obat penenang dan bedak jika timbul nanah utk mengurangi rasa gatal dan perih, sakit betis di beri obat penghilang rasa sakit, jika sudah tidak tertahankan, di beri atau di lumuri jahe dan minyak, tp kadang juga tidak ada reaksi berarti.

3 bulan yg lalu mulai minum propolis 7 tetes, beliau blm percaya bahwa propolis bs mengurangi rasa sakitnya, karena setelah minum 7 tetes tidak mersakan apa apa, sempet tidak di apa apain propolis tersebut karena tidak ada reaksi.

Akhirnya adik saya mendengar hal tersebut dan kasih tau, coba minum 20 tetes, dan terjadilah reaksi itu, begitu minum badan terasa panas dan lalu rasa panas itu perlahan hilang.

Setelah seminggu minum 20 tetes, rasa sakit pada betis mulai hilang, dan ketika gatal di punggung mulai datang karena stress, di oleslah propolis di bagian punggung tersebut, seketika, gatal hilang dan nanah tidak muncul :)

3 bulan kemudian beliau mengatakan kepada saya, badan jadi lebih segar, tidak ada lagi penderitaan betis yg sakit dan bahkan dia lupa harus pergi ke dokter untuk check up betisnya, biasanya sebulan 2x ke dokter. Beliau juga punya hepatitis, sudah sy sarankan untuk checkup ke dokter lagi untuk cek bagaimana kondisi hepatistisnya :)

Demikian sedikit kisah dari cerita yang tercecer di bali :)

Jangan ragukan propolis, karena propolis ini adalah sebuah kejaiban :) yang Tuhan berikan buat kita.


Regards

Januar Pribadi
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Rab, 15 September, 2010 19:23:53 Re: [SPX] Tentang kesuburan reproduksi

Bu Maisa & rekan2 SPX yg DAHSYAT,

Sy ingin sedikit sharing tentang pengalaman bbrp org di jaringan sy mengenai khasiat Melia Propolis & Melia Biyang utk kesuburan.

Sekitar akhir Bulan Mei kemarin sy menerima telepon dr Mbak Naranie di Jakarta yg menanyakan apakah Melia Propolis bisa membantu dia utk hamil. Karena sudah 4 tahun berumah tangga, masih belum hamil juga padahal sudah sering konsultasi dan berobat ke dokter. Dia tahu tentang propolis karena disarankan oleh temannya, bahkan diberikan sampel propolis dari Australia. Selain itu dia juga baca di salah satu majalah tentang wedding, bahwa propolis bisa membantu utk kesuburan katanya. Waktu itu sy sarankan agar konsumsi propolis dengan Biyang sekalian, krn siapa tahu problemnya dr masalah hormonal jg. Akhirnya dia beli 1 lot propolis sekaligus daftar jadi member. Tak lama setelah itu, sy dapat kabar bahwa dia harus pindah ke Papua utk ikut tugas suaminya. Dan utk stok selama disana, dia beli lg propolis & Biyang langsung ke kantor pusat MNI :-)

Setelah pindah ke Papua, lumayan lama gak kontak lg. Sampai akhirnya kemarin kontak melalui Facebook, ternyata dia lagi hamil 2 bulan :-) Kalo dihitung sejak akhir Mei konsumsi propolis, berarti 2 bulan kemudian dia bisa hamil. Oya, kalo gak salah Mbak Naranie ini ikut milis jg cuman jarang buka email. Kalo kebetulan baca email ini, mungkin bisa sharing jg disini :-)

Selain itu ada juga seorang member sy di Bandung, sebelumnya dia punya riwayat kista yg sudah diangkat melalui operasi. Setelah operasi tersebut, selama 2 tahun dia belum juga hamil meskipun rajin konsultasi ke dokter. Akhirnya sy sarankan utk coba pake propolis, dan ternyata dia bisa hamil meskipun akhirnya keguguran. Sy sarankan utk terus konsumsi propolisnya, dan sekarang sdh hamil lagi masuk ke bulan yg ke-8. Selain itu dia jg punya penyakit sinusitis. Kalo setiap pagi pasti hidungnya mampet dan susah utk bernafas. Setelah konsumsi propolis, sesaknya jadi berkurang krn cairan di hidungnya keluar.

Itu saja beberapa pengalaman dr member2 sy yg mengalami masalah kesuburan. Sebetulnya masih ada satu lagi, yaitu sepupu sy yg sebelumnya sudah punya anak satu, kemudian ikut KB. Setelah berhenti KB-nya, sulit utk hamil lg. Waktu itu sy sarankan pake Biyang, dan alhamdulillah bisa hamil lg dan skrg anaknya sdh berumur 8 bulan.

Dari beberapa pengalaman tsb, menurut sy Melia Propolis & Melia Biyang bisa dicoba utk membantu org yg mempunyai masalah sulit utk hamil, terutama yg punya riwayat kista sebelumnya. Mengenai hasilnya tentu saja tidak sama bagi tiap org, karena kondisi dan riwayat kesehatan tiap orang berbeda2. Selama organ reproduksinya normal & tidak ada kelainan yg berarti, masih memungkinkan utk hamil :-)



Propolis Atasi 30 Penyakit

October 28th, 2010
Propolis Atasi 30 Penyakit
Peti mati dan lokasi pemakaman Tarsisius Sarbini sudah disiapkan. Kondisi pria 61 tahun itu memburuk akibat penyakit jantung koroner. Dokter menawarkan operasi by pass untuk mengatasi pencabut nyawa nomor wahid itu, tetapi keluarga menolak.
Bagi pasangan Tarsisius Sarbini dan Sri Subekti yang berprofesi guru, biaya operasi Rp150-juta itu sangat mahal. ‘Jika rumah saya jual juga tak menyelesaikan masalah. Saya tak mau menyengsarakan anak-istri,’ kata Sarbini yang merokok sejak 1970 dan menghabiskan 3 bungkus setiap hari mulai 1985 hingga 1995. Apalagi menurut dokter yang merawat peluang sembuh setelah operasi hanya 50%. Dalam kondisi pasrah itu sebuah peti mati pun disiapkan.
Tak ada pilihan lain bagi Sri Subekti selain harus membawa suami kembali ke rumah. Pada 5 September 2005 itu mereka meninggalkan rumahsakit di Bandung dan pulang ke Depok, Jawa Barat. Pria kelahiran Banyumas, Jawa Tengah, 14 Maret 1944 itu hanya terbaring. Seluruh aktivitasnya dilangsungkan di atas tempat tidur. Keluarga bagai menanti dentang lonceng kematian Sarbini.

Pertahanan kota
Jauh sebelum disarankan operasi, Sarbini berupaya keras mencari kesembuhan. Ia mengkonsumsi beragam herbal. Sekadar menyebut contoh ia rutin minum segelas rebusan daun keluwih Artocarpus altilis. Lama konsumsi 3 bulan, belum juga membawa perubahan. Ia juga disiplin menelan 9 jenis obat yang diresepkan dokter 3 kali sehari, tetapi 7 sumbatan di jantung belum juga teratasi.
Beberapa hari setelah tiba di rumah, H Anwar, orangtua dari murid yang ia didik, menyodorkan propolis. Sarbini pun patuh dan mengkonsumsi propolis 3 kali sehari. Tiga jenis obat dari dokter – sama dengan yang di konsumsi sebelumnya – ia telan 1 jam setelah menelan propolis. Sepekan berselang, pria 65 tahun itu merasakan khasiatnya. ‘Saya bisa berjalan 5 meter dan mengangkat gayung,’ kata Sarbini.
Itu kemajuan luar biasa. Sebelumnya, jangankan berjalan, bangkit dari tidur pun ia tak mampu. Dada yang semula sakit seperti ditusuk-tusuk pisau, intensitasnya kian berkurang. Keruan saja istri dan keluarganya senang bukan kepalang. Sebulan kemudian ia merasa sangat bugar. Saat ditemui Trubus di rumahnya pada 16 Desember 2009, Sarbini tampak gagah.
Aktivitasnya jalan sehat ketika pagi dan mengajar pada siang hingga sore hari. Singkat kata keluhan-keluhan yang dulu ia rasakan, hilang sama sekali. Kesembuhannya memang belum ia buktikan melalui pemeriksaan medis. Setelah kondisinya membaik, 4 tahun terakhir Sarbini belum memeriksakan jantung lantaran biaya relatif mahal, mencapai Rp25-juta.
Menurut dr Robert Hatibi di Jakarta sembuhnya Sarbini dari penyumbatan pembuluh darah jantung karena kemampuan propolis mengikat radikal bebas sehingga sumbatan terkikis. Sumbatan itu akibat nikotin dalam rokok yang menebalkan dinding pembuluh darah di jantung. Selain mengikis, ‘Propolis juga menjaga kemudian mempertahankan elastisitas dan daya kapilaritas aorta serta vena jantung,’ kata Hatibi.

Mumi
Propolis yang dikonsumsi Sarbini merupakan produk yang dihasilkan lebah. Spesies yang banyak diternakkan adalah Apis cerana dan Apis mellifera. Propolis berbeda dengan madu, produk utama lebah. Madu terdapat di dalam sarang heksagonal; propolis di luar sarang. Pada sarang buatan berupa kotak kayu, lebah-lebah pekerja meletakkan propolis di celah antarpapan, bingkai, atau tutup sarang.
Ir Hotnida CH Siregar MSi, ahli lebah dari Institut Pertanian Bogor mengatakan lebah pekerja mengolah propolis dari berbagai bahan seperti pucuk daun, getah tumbuhan, dan kulit beragam tumbuhan seperti akasia dan pinus. Menurut Dolok Tinanda Haposan Sihombing, ahli lebah dari Institut Pertanian Bogor, propolis merupakan bahan campuran kompleks terdiri atas malam, resin, balsam, minyak, dan polen.
Kata propolis berasal dari bahasa Yunani: pro berarti sebelum, polis bermakna kota. Kota dalam kehidupan serangga sosial itu adalah sarang. Secara harfiah propolis bermakna sebelum sampai kota. Bagi lebah propolis bermanfaat menambal celah-celah sarang, menutup lubang, dan mensterilkan sarang. ‘Kota’ lebah selalu dalam kondisi steril berkat propolis.
Hotnida mengatakan fungsi propolis lain adalah membungkus atau memumikan bangkai hama yang masuk ke sarang lebah. Dengan demikian propolis menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, cendawan, dan virus sehingga penyakit tak tersebar dan sarang tetap steril. Hama yang dibungkus dengan propolis pun menjadi awet dan tak busuk lantaran propolis bersifat antibakteri. Metode itulah yang ditiru oleh nenek moyang bangsa Mesir untuk mengawetkan jenazah.
Menurut Ir Bambang Soekartiko, pemilik Bina Apiari, kualitas propolis tergantung dari sumber tanaman dan proses pembuatan. Tanaman sumber propolis di negara subtropis seperti Bulgaria, Korea, dan Rusia adalah pohon poplar Populus sp. Brasil mempunyai Bacharis dracunculifolia dan Dalbergia sp masing-masing sebagai sumber propolis hijau dan merah yang mempunyai bioflavonoid tinggi. Brasil sohor sebagai negara utama produsen propolis di dunia.
Produknya yang terkenal adalah propolis hijau bermutu tinggi karena kandungan bioflavonoid yang tinggi. Flavonoid merupakan komponen tumbuhan yang bersifat sebagai bahan-bahan anticendawan, antibakteri, antivirus, antioksidan, dan antiinflamasi. ‘Di Indonesia belum ada penelitian jenis tanaman sumber propolis yang kandungan bioflavonoid tinggi,’ kata Soekartiko (baca: Rahasia dalam Sebuah Sarang halaman 25).

Kotoran?
Warna propolis beragam, meski pada umumnya cokelat gelap. Namun, kadang-kadang ditemukan juga propolis berwarna hijau, merah, hitam, bahkan putih tergantung dari sumber resin. Produksi propolis relatif kecil, 20 gram setahun dari 200.000 lebah. Karena warnanya yang cenderung gelap itulah banyak peternak lebah menganggap propolis sebagai kotoran.
Apalagi para peternak itu juga belum mengetahui khasiat propolis. Oleh karena itu mereka justru membuang propolis dari sarang karena menganggap kotor. Padahal, untuk memanen propolis, relatif mudah. Peternak mengerok secara hati-hati dan mengekstraknya (baca: Kuncinya pada Pelarut halaman 20). Nah, karena jarang dilirik peternak, maka penggunaan propolis untuk kesehatan kalah populer ketimbang produk lebah lain seperti madu dan royal jeli. Peternak lebah di Amerika Serikat juga menganggap propolis sebagai bahan pengganggu. Propolis melekat di tangan, pakaian, dan sepatu ketika cuaca panas serta berubah keras dan berkerak ketika dingin.
Padahal, harga propolis jauh lebih mahal daripada madu. Saat ini di Indonesia harga propolis di tingkat peternak mencapai Rp700.000; madu, Rp35.000 per kg. Baru pada akhir 1990-an propolis dilirik sebagai bahan berkhasiat ketika Jepang meriset lem lebah untuk kesehatan. Takagi Y dari Sekolah Kesehatan Universitas Suzuka membuktikan keampuhan propolis meningkatkan sistem imunitas tubuh. Riset lain dari University of Japan membuktikan bahwa propolis mengurangi risiko sakit gigi. Dari pembuktian ilmiah itulah penggunaan propolis sohor di Jepang.

Riset ilmiah
Seiring dengan tren pemanfaatan propolis, para periset menguji ilmiah lem lebah itu. Dra Mulyati Sarto MSi, peneliti di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, membuktikan bahwa propolis sangat aman dikonsumsi. Dalam uji praklinis, Mulyati membuktikan LD50 propolis mencapai lebih dari 10.000 mg. LD50 adalah lethal dosage alias dosis yang mematikan separuh hewan percobaan.
Jika dikonversi, dosis itu setara 7 ons sekali konsumsi untuk manusia berbobot 70 kg. Faktanya, dosis konsumsi propolis di masyarakat amat rendah, hanya 1 – 2 tetes dalam segelas air minum. Dosis penggunaan lain pun hanya 1 sendok makan dilarutkan dalam 50 ml air.
‘Tingkat toksisitas propolis sangat rendah, jika tak boleh dibilang tidak toksik,’ kata Mulyati. Bagaimana efek konsumsi dalam jangka panjang? Master Biologi alumnus Universitas Gadjah Mada itu juga menguji toksisitas subkronik. Hasilnya konsumsi propolis dalam jangka panjang tak menimbulkan kerusakan pada darah, organ hati, dan ginjal. Dua uji ilmiah itu – toksisitas akut dan toksisitas subkronik – membuktikan bahan suplemen purba itu sangat aman dikonsumsi.
Propolis itu pula yang dikonsumsi Evie Sri, kepala Sekolah Dasar Negeri Kertajaya 4 Surabaya, untuk mengatasi kanker payudara stadium IV. Evie akhirnya sembuh dari penyakit mematikan itu. Kesembuhannya selaras dengan riset Prof Dr Mustofa MKes, peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, yang meriset in vitro propolis sebagai antikanker. Sang guru besar menggunakan sel HeLa dan Siha – keduanya sel kanker serviks – serta T47D dan MCF7 (sel kanker payudara).
Selain itu ia juga menguji in vivo pada mencit yang diinduksi 20 mg dimethilbenz(a)anthracene (DMBA), senyawa karsinogenik pemicu sel kanker. Frekuensi pemberian 2 kali sepekan selama 5 minggu. Hasil riset menunjukkan propolis mempunyai efek sitotoksik pada sel kanker. Nilai IC50 pada uji in vitro mencapai 20 – 41 ?g/ml. IC50 adalah inhibition consentration alias konsentrasi penghambatan propolis terhadap sel kanker.
Untuk menghambat separuh sel uji coba, hanya perlu 20 – 41 ?g/ml. Angka itu setara 0,02 – 0,041 ppm. Bandingkan dengan tokoferol yang paling top sebagai antioksidan. Nilai IC50 tokoferol cuma 4 – 8 ppm. Artinya ntuk menghambat radikal bebas dengan propolis perlu lebih sedikit dosis ketimbang tokoferol. Dengan kata lain nilai antioksidan propolis jauh lebih besar daripada tokoferol.
Pada uji in vivo, propolis berefek antiproliferasi. Proliferasi adalah pertumbuhan sel kanker yang tak terkendali sehingga berhasil membentuk kelompok. Dari kelompok itu muncul sel yang lepas dari induknya dan hidup mandiri dengan ‘merantau’ ke jaringan lain. Antiproliferasi berarti propolis mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
‘Terjadi penurunan volume dan jumlah nodul kanker pada tikus yang diberi 0,3 ml dan 1,2 ml propolis,’ ujar dr Woro Rukmi Pratiwi MKes, SpPD, anggota tim riset. Dalam penelitian itu belum diketahui senyawa aktif dalam propolis yang bersifat antikanker. Namun, menurut dr Ivan Hoesada di Semarang, Jawa Tengah, senyawa yang bersifat antikanker adalah asam caffeat fenetil ester.

Terpadu
Banyak bukti empiris yang menunjukkan penderita-penderita penyakit maut sembuh setelah konsumsi propolis. ‘Penyakitnya berat yang dokter spesialis sudah pasrah,’ kata dr Ivan. Sekadar menyebut beberapa contoh adalah Siti Latifah yang mengidap stroke, Wiwik Sudarwati (gagal ginja), dan Rohaya (diabetes mellitus). Menurut dr Hafuan Lutfie MBA mekanisme kerja propolis sangat terpadu. Dalam menghadapi sel kanker, misalnya, propolis bersifat antiinflamasi alias antiperadangan dan anastesi atau mengurangi rasa sakit.
Yang lebih penting propolis menstimuli daya tahan tubuh. ‘Tubuh diberdayakan agar imunitas bekerja sehingga mampu memerangi penyakit,’ kata Lutfie, dokter alumnus Universitas Sriwjaya. Kemampuan propolis meningkatkan daya tahan tubuh disebut imunomodulator. Dr dr Eko Budi Koendhori MKes dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga membuktikan peningkatan kekebalan tubuh tikus yang diberi propolis.
Biasanya infeksi Mycobacterium tuberculosis – bakteri penyebab tuberkulosis (TB) – menurunkan kekebalan tubuh dengan indikasi anjloknya interferon gamma dan meningkatkan interleukin 10 dan TGF. Interferon gamma adalah senyawa yang diproduksi oleh sel imun atau sel T yang mengaktifkan sel makrofag untuk membunuh kuman TB. Interleukin dan TGF merupakan senyawa penghambat interferon gamma.
Doktor ahli tuberkulosis itu membuktikan interferon gamma tikus yang diberi propolis cenderung meningkat hingga pekan ke-12. Sebaliknya interleukin 10 justru tak menunjukkan perbedaan bermakna. ‘Pemberian propolis pada mencit yang terinfeksi TB mampu mengurangi kerusakan pada paru-paru dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh,’ kata dr Eko.
(Sardi Duryatmo/Peliput: Argohartono, Nesia Artdiyasa, & Tri Susanti)
Propolis Artikel Utama Majalah Trubus No.482 Januari 2010
Sumber:http://www.trubus–online.co.id

Propolis Untuk Infeksi Kulit

October 26th, 2010
Propolis Untuk Infeksi Kulit
Infeksi Kulit di Seluruh Lengan
Ibu Retno, Mappanyukki, Makassar
Bulan lalu saya mengalami kecelakaan lalu lintas. Menurut keluarga saya sempat tidak sadarkan diri selama 3 hari tetapi setelah diberikan Propolis 5 tetes pagi dan sore, besoknya langsung sadar dan tidak ada pembekuan darah. Lalu luka-luka bekas tabrakan diolesi Propolis , hasilnya sungguh luar biasa, luka tersebut sembuh total tanpa bekas sama sekali.
Kakek saya menderita infeksi kulit yang sangat berat. Awalnya hanya bisul biasa yang terdapat pada belakang siku, tapi lama-lama menjadi infeksi kulit yang menjalar hampir pada seluruh lengan saya. Sampai harus dirawat di RS selama 1 bulan dan menghabiskan uang sekitar 10 juta.
Karena tidak ada perbaikan, maka kakek minta pulang paksa. Di rumah lukanya harus dibersihkan 2x sehari, dan keluar bau yang menyengat. Setelah diberi propolis 1x baunya hilang, sekarang setelah 1 bulan memakai propolis , lukanya mengering dan makin mengecil.

Propolis Untuk Ibu Hamil

October 26th, 2010
Propolis Untuk Ibu Hamil
Stamina ibu hamil selalu terjaga, dan bebas dari komplikasi penyakit

Sabarudin (Maluku Utara)
Alhamdulillah kondisi fisik dan stamina saya menjadi lebih baik, istrinya saya yang sedang hamil kesehatannya juga terbantu dengan mengkonsumsi propolis . Konsumen saya (usia 50 tahun) sudah lama menderita : asam urat, kolesterol, susah BAB dan BAK alhamdulillah keluhan tersebut berkurang setelah mengkonsumsi 2 botol propolis .
Konsumen saya yang menderita batu ginjal alhamdulilllah batu ginjalnya keluar setelah  mengkonsumsi 2 botol propolis . Juga konsumen saya yang terkena liver akut kesehatannya membaik dengan propolis. Alhamdulillah, memang propolis layak dijadikan Sahabat Keluarga. Cobalah dan buktikan manfaatnya.

Propolis Untuk Gondok

October 26th, 2010
Propolis Untuk Gondok
Kelenjar Gondok
Ibu Eni, Sumedang
Saya menderita pembengkakan kelenjar gondok, saya sudah dioperasi 2x. Tapi sesudah dioperasi yang ke 2 kalinya, kelenjar tsb membesar lagi, sampai akhirnya saya ke dokter lagi. Dokter menyarankan untuk dioperasi ke 3 kalinya dan kata beliau dananya tidak cukup 5 juta.
Tapi saya tidak punya uang untuk operasi tsb. Sampai suatu saat teman saya memberikan propolis, saya minum dan dioleskan ke kelenjar tsb. Belum juga habis 1 botol, kelenjar tsb sudah mengecil dan sekarang saya rutin mengkonsumsi propolis dan sekarang benjolan tsb hampir hilang.

Propolis Untuk Ginjal

October 26th, 2010
Propolis Untuk Ginjal
“Istri saya mengalami masalah infeksi ginjal sehingga mengalami perdarahan. Lalu saya diperkenalkan oleh teman saya untuk mencoba Melia Propolis, ternyata alhamdulillah dalam waktu satu bulan setelah mengonsumsi kurang lebih 2 botol perdarahannya berhenti dan kini sudah sembuh total dari penyakitnya. Padalah kalau saya membawa istri saya berobat di rumah sakit mungkin bisa habis 3 jutaan. “
–Dadin Nazarudin–
(Quality Inspector – Cimahi)

Batu ginjal keluar setelah minum Propolis
Bapak Otong – Krawang
Seorang konsumen propolis di kabupaten Karawang memberikan kesaksian mengenai khasiat propolis. Sebut saja bapak Otong, beliau sering mengeluhkan sakit pinggang, ketika beliau mendengar ada distributor propolis di daerahnya. Beliau mendatanginya dengan maksud ingin mencoba. pertama kali beliau minum propolis sebanyak 5 tetes 1 kali sehari. Tindak balas yang terjadi ketika mau buang air kecil terasa sangat sakit. ternyata setelah 4 hari minum berturut-turut 5 tetes satu kali sehari, batu ginjal -nya keluar.
Keluhan Pasca Operasi Batu Ginjal, sembuh dengan ½ botol propolis
Pak H. Rahmat
Pasca Operasi batu ginjal, Pak H. Rahmat harus istirahat kurang lebih selama 3 bulan, luka bekas operasinya belum sepenuhnya kering, dan perutnya terus terasa ngilu, sebelum operasi Pa Haji memang pernah ke Rumah untuk sekedar konsultasi jika menggunakan propolis seperti apa rasa sakitnya, setelah mencoba menelepon salah satu “pasien” propolis yang telah berhasil batu kandung kemih-nya keluar, akhirnya beliau tetap memutuskan untuk dioperasi dengan harapan sakitnya hanya sebentar.
Beberapa hari pasca operasi, beliau datang lagi ke rumah, katanya mau coba propolis sebab masih terasa ngilu dan lukanya masih agak basah, malam itu juga saya oleskan propolis di bekas luka operasinya dan di sarankan untuk di minum di rumah 3 tetes 3 kali/hari. Besok paginya beliau telp saya dan menceritakan yang beliau rasakan, yakni jadi sulit buang air kecil, kemudian hari kami baru tahu bahwa itu tindak balas, saat telpon pagi itu saya sarankan dosis di tingkatkan jadi 5 tetes 3 kali/hari dan sebanyak mungkin minum air putih. akhirnya hanya dengan menghabiskan 1/2 botol, YA SETENGAH BOTOL Propolis yang 6ml saja, keluhan pasca operasi ginjal tidak terasa lagi, beliau sudah berani bawa mobil dan motor lagi tanpa harus bedrest 3 bulan, Alhamdulillah ya Pa Rahmat, semua atas Pertolongan Allah SWT.

ginjal, lambung dan sakit kepala
Zulfan Effendi – Sumatera Utara
Sehabis shalat Dzuhur di sumatera utara tepatnya di daerah batubara kisaran, salah seorang distributor PT LPK menyalami saya dan kemudian mengajak diskusi. “Pak Rokim setelah saya minum untuk kelima kali propolis dan saya langsung meneteskan di bawah lidah saya kurang lebih 5 tetes, ternyata saat saya buang air kecil keluar darah kental seukuran jari klingking saya, apakah propolis berbahaya bagi kesehatan saya?” demikian ditributor tadi dengan nama lengkap zulfan Effendi mengawali pembicaraan. saya pun langsung teringat kejadian serupa yang dialami oleh seorang distributor di bilangan cengkareng, ust Jarwadi nama distributor tersebut. Ust jawardi bercerita langsung ke saya bahwa selama seminggu setelah beliau minum propolis keluar darah berbentuk serat saat buang air kecil, Ust jarwadi menyampaikan bahwa selama ini ia mengalami permasalahan ginjal tetapi setelah kejadian tersebut permasalahan ginjal-nya hilang.
Teringat hal tersebut saya langsung menyamapikan kepada bapak zulfan effendi bahwa beliau mengalami permasalahan di ginjal. “betul pak saya suka merasakan sakit pinggang dan memang saya agak kurang minum air, selain itu saat minum pertama kali propolis saya merasakan mual karena memang saya mengalami permasalahan lambung dan saat minum kedua kalinya kepala saya terasa sakit dan memang kalo saya habis jalan-jalan selalu mengalami pusing-pusing dan alhamdulilah sekarang saya tidak pusing-pusing lagi”. demikian bang zul menambahkan. menjelang kepulangan saya tanggal 5 november ke jakarta saya ketemu lagi dengan bang zulfan effendi. “Alhamdulillah kondisi saya sekarang sangat baik, dan saya pun akan mengembangkan propolis di sumatra utara” demikian kalimat penuh semangat yang meluncur dari bang zulfan. Selamat atas kesembuhan bang zulfan. Terima kasih ya Alloh engkau mempercayakan kepada kami untuk mengenalkan propolis yang engkau berikan khasiat di dalamnya. Rokim A Kariim.

Propolis Untuk Gegar Otak

October 26th, 2010
Propolis Untuk Gegar Otak
Gegar otak dan Amnesia sembuh dengan Propolis
Ibu Duwi Sujarwati (27 Tahun) – Tangerang Banten
Tangerang Banten Pada 20 Oktober 2006 mengalami kecelakaan serius, terjadi pendarahan dan gegar otak, koma 2 hari dan Amnesia selama 2 minggu, 18 hari dirawat di Rumah Sakit.
Setelah pulang dari Rumah sakit mulai terapi Refleksi dan minum Propolis 15 Tetes 2 Kali/hari, tindak balas badan terasa drop dan sering keluar keringat (2 botol pertama), setelah menghabiskan 4 botol selama 3 bulan, kesehatannya kembali pulih.
Ibu Retno, Mappanyukki, Makassar
Bulan lalu saya mengalami kecelakaan lalulintas. Menurut keluarga saya sempat tidak sadarkan diri selama 3 hari tetapi setelah diberikan Propolis 5 tetes pagi dan sore, besoknya langsung sadar dan tidak ada pembekuan darah. Lalu luka-luka bekas tabrakan diolesi Propolis, hasilnya sungguh luarbiasa,  luka tersebut sembuh total tanpa bekas sama sekali. Kakek saya menderita infeksi kulit yang sangat berat. Awalnya hanya bisul biasa yang terdapat pada belakang siku,tapi lama-lama menjadi infeksi kulit yang menjalar hampir pada seluruh lengan saya. Sampai harus dirawat di RS selama 1 bulan dan menghabiskan uang sekitar 10 juta.
Karena tidak ada perbaikan, maka kakek minta pulang paksa. Dirumah lukanya harus dibersihkan 2x sehari,dan keluar bau yang menyengat. Setelah di beri propolis 1x baunya hilang, sekarang setelah 1 bulan memakaipropolis, lukanya mengering dan makin mengecil.

Propolis Untuk Diabetes

October 26th, 2010
Propolis Untuk Diabetes
Perkenalkan nama saya Aep Sutisna, Saya seorang manager BUMN PT. Kertas Padalarang yang mempunyai penyakit kencing manis (diabetes) sejah 10 tahun yang lalu. Angka gula darah saya 210 mg/100ml, 2 jam pp (setelah makan). Angka tertinggi yang tercatat pada tanggal 1 juli 2005 sebesar 397 mg (2 jam pp). sejak 23 Agustus 2005 saya mulai mengkonsumsi propolis dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 7 tetes.
Pemeriksaan tanggal 30 Agustus 2005 angka gula darah saya menurun menjadi 227 mg random pemeriksaan dilakukan kembali pada tanggal 16 September 2005 dengan hasil 178 mg (2 jam pp). Sesuai data tersebut tercatat dalam “kartu sehat” saya di Poliklinik PT. Kertas Padalarang. Atas dasar data tersebut saya menyimpulkan bahwa propolis sebagai suplemen berpengaruh sangat baik terhadap penyakit diabetes. Sampai saat ini saya masih tetap mengkonsumsi Propolis, dengan dosis yang sama dan datanya dapat dikonfirmasi ke Poliklinik Pt. Kertas Padalarang.
– Aep Sutisna –
“Sebelum menggunakan propolis, badan saya kecil, kata paranormal saya kena santet, kata dokter saya kena kencing manis. Setelah menggunakan propolis, alhamdulillah badan saya semakin hari semakin sehat, tambah semangat, dan besar lagi. Saya juga menggunakan hgh, setelah menggunakannya, istri saya semakin sering mengelus-ngelus dada saya.”

– Bp. Agum Jumadi–
(Kepala Kemanan Pasar Kalijati-Subang)

Sudah 3 tahun diabetes saya kambuh, kurang lebih 120 juta saya harus mengobati penyakit ini, tapi mungkin Allah SWT belum memberikan kesembuhan kepada saya, hingga pada akhirnya saya kedatangan tamu yang menawarkan suatu produk yang katanya dapat menyembuhkan segala macam penyakit, baru kali ini saya mendengar yang namanya propolis. Setelah saya membaca brosur tentang propolis, saya sangat yakin sekali bahwa ini merupakan petunjuk dari Alloh SWT sebagai perantara kesembuhan penyakit yang saya derita. Alhamdulillan atas izin Alloh SWT penyakin yang saya derita selama ini berangsur-angsur pulih dan kondisi badan saya pun makin hari makin membaik, mulai dari kadar gula menurun, dan penglihatan saya membaik juga, alhamdulillah saat ini kondisi kesehatan saya terasa jauh lebih baik.
–H. Unan –

Bekam adalah metode pengobatan yang dianjurkan di dalam Islam oleh Rosulullah saw. terapi dengan metode mengeluarkan darah kotor ini kembali populer sekarang ini. salah satu mitra bisnis PT LPK di bilangan cakung jakarta timur mengembangkan terapi ini tentunya disertai dengan terapi propolis. Ada pengalaman menarik yang disampaikan salah seorang pengelola klinik bekam di cakung tersebut kepada manajemen LPK disertai dengan foto kondisi si pasien.
Yang bersangkutan mengobati seorang pasien diabetes sebut saja nama si pasien tersebut pak Jono. Pak jono menderita diabetes selama satu tahun dengan kondisi kaki sudah membusuk. dengan terapi bekam selama tiga kali dan menghabiskan propolis sebanyak 3 botol, dimana propolis tersebut diminum sebanyak 10 tetes 3 kali sehari dan dioleskan diluka yang ia derita, ternyata sekitar 12 hari luka yang ada pada kaki pak jono sembuh, berat badannya meningkat dan mulai makan nasi kembali. disampaikan oleh Abd Ghofar, pengelola klinik bekam la-tahzan cakung JAK-TIM.
Pak Jono  – Jakarta Timur

Propolis Untuk Demam Berdarah

October 26th, 2010
Propolis Untuk Demam Berdarah
Propolis Sembuhkan Demam Berdarah
Pada Tgl. 18 Februari 09 sore , aku dilarikan ke RS.Tarakan-Jakarta oleh Opung ku krn hasil Lab menyatakan Demam Berdarah Dengue.
Keesokan hari jam 9 pagi aku minta Propolis ke Mama dan diberikan 2 tetes dicampur ¼ gelas air minum. Mama berikan sebanyak 7 kali dalam 1 hari, ada perasaan tidak nyaman ( mules, sakit kepala , dll ) kata Mama rasa itu sementara saja karena virus DBDnya sedang dibuang oleh Propolis dan aku jadi sering buang air kecil (detoksifikasi-red).
Sambil kami berdoa minta kesembuhan kepada Tuhan YME agar cepat pulang dari RS.
Dan jawabanNya Esok harinya tanggal 20 Februari 09, aku diperbolehkan pulang oleh Dokter karena katanya Trombositku sudah mencapai angka Normal . Puji Tuhan….
DALAM SEHARI saja Aku minum Propolis sebanyak 2 tetes dicampur ¼ gelas air minum sebanyak 7 kali, AKU SUDAH SEMBUH DARI DBD (Demam Berdarah Dengue)
Sedangkan pasien DBD yang lain ada yang 3-4 hari belum boleh pulang, karena kadar Trombositnya belum normal kembali.
Mama memang selalu mempertimbangkan dan mengkombinasikan antara Pengobatan Medik dan Herbal. Terbukti… Propolis cepat menyembuhkan sakitku, Oya sebelumnya Abangku Norman juga Demam selama 2 hari tapi Abangku langsung diberikan Propolis dan Cepat Sembuh. Trimakasih Propolis Melia, dan memang Propolis THE BEST.
Kini Kami setiap hari minum Propolis 2 tetes, kata Mama untuk Security Kesehatan kami.
Abel Pasaribu – umur 9 tahun – Jelambar, Grogol, Jakarta Barat.
Sumber: http://terapifajar.com

Propolis Untuk Darah Tinggi

October 26th, 2010
Propolis Untuk Darah Tinggi
Ayah saya mengidap penyakit darah tinggi, dan suatu saat ketika mulai merasa tidak enak badan, beliau memeriksakan kesehatannya ke mantri di dekat rumah saya, saya diperiksa seperti biasa dan dianjurkan banyak istirahat.
Tapi ketika mau pulang, perawat tersebut mengajak berbincang-bincang dulu, kemudian dia menceritakan bahwa ada produk bagus yaitu propolis, saya mencoba membeli 1 botol untuk saya konsumsi, sesampainya di rumah saya coba beberapa tetes, dan benar-benar luar biasa, kondisi badan saya terasa lebih segar dibanding hari-hari sebelumnya.
Lain ceritanya dengan saya (rani) sendiri, saya suka makanan yang pedas-pedas, tapi karena saya punya penyakit maag, dokter menganjurkan agar tidak makan yang pedas-pedas, setelah saya mencoba mengkonsumsi propolis saat ini saya sudah berani memakan makanan yang pedas-pedas, karena ternyata maag saya berangsur-angsur sembuh berkat propolis.
Ibu saya juga merasakan kedahsyatan propolis, ibu mengidap penyakit wasir, kalau makan makanan yang pedas wasir-nya kambuh, tapi semenjak meminum propolis, ibu memberanikan diri mencoba makanan yang pedas-pedas dan ternayata wasir-nya tidak kambuh. Ketika propolis 1 botol habis, kemudian kami membeli kembali 1 paket propolis, karena kami yakin bahwa produk propolis sangat bagus.
– Rani –
—————————————————————————————-
Saya mengalami masalah dengan tekanan darah tinggi. Sudah berbagai obat saya konsumsi, termasuk berobat ke dokter tetapi tekanan darah saya hanya turun sementara lalu kembali tinggi. Tetapi setelah mengkonsumsi Propolis tekanan darah saya normal dan tidak pernah naik lagi.
- Simon Marwa – (Dosen Atmajaya), Mappanyukki, Makassar



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar